Wednesday, May 29, 2013

Asyiknya mengisi waktu dengan berwira usaha

Mom, sebagai seorang perempuan kita diwajibkan untuk pintar mengolah keuangan. Karena kita adalah mentri rumah tangga. Barang - barang yang mulai merangkak naik. Sedang pendapatan masih kembang kemis, masihkah kita sebagai perempuan berdiam diri? Kalo kerja di luar nggak memungkinkan, kenapa kita tidak belajar berwira usaha sendiri?

Dari kecil aku tak pernah berpikir untuk berwira usaha sendiri, selepas sekolah pinginnya langsung kerja. Dan alhamdulillah dapet..sampai keasyikan. Trus menikah dan punya anak. Eh...mulai deh dilematis. Karier di tinggalkan, fokus ke keluarga. Dari sini, otakku mulai berpikir, bagaimana diriku bisa mendapatkan uang, syukur syukur bisa bantu suami dikit. kalo tidak ya cukuplah buat beli keinginan kita tanpa ngeribetin pendapatan bisnis. Apalagi kami sekarang hidup bermasyarakat belum yang kondangan, jenguk orang sakit, kelahiran, kematian dll wuich...pusing mikirnya, apalagi namanya juga cewek pasti pinginnya rada heboh dikit daripara lelaki.

well, karena di rumah ada bisnis yang di kami kelola sendiri, aku ma suami. Biasanya  ada yang suka nitip makanan ringan  maupun ice cream. Sayangnya banyak bolongnya, kalo sudah habis..restocknya lama, nggak tahu deh kenapa, alasannya sih sibuk atau belum sempat bikinnya, maklumlah semua camilan itu khan handmade.

Dari situ, aku berpikir, kenapa nggak aku saja yang buat? untuk ice cream tentunya nggak..karena aku nggak bisa trus harganya yang lumayan mahal buat kantong anak-anak nggak mungkin anak bisa setiap hari beli ice cream. Maka tercetuslah ide buat es lilin yang harganya 500 rupiah per bijinya, walaupun murah, bahannya harus aman buat anak-anak, pemanisnya harus gula asli. Untuk rasanya tiap hari aku buat rasa berbeda, biar anak nggak bosan, rasa orange, rasa melon, rasa coklat,susu, rujak ataupun coktail buah, walaupun itu buah pepaya doang hehhehehe. Disini aku melihat kesukaan anak-anak, ternyata anak-anak lebih suka rasa orange. setelah tahu kesukaan mereka rasa orange ku campur dengan rasa lain, misal jus pepaya yang sudah kutambahin dengan kayu manis, rasanya enak banget.atau rasa orange ku campur dengan rasa jeruk nipis. Kalo cuaca panas, es lilin bisa cepat habis. Tiap malam saat santai sambil nonton tv atau bercengkrama dengan anak aku buat sekitar 30 es lilin. nggak banyak memang. Aku nggak ngoyo, dan alhamdulillah...hasil dari es lilin, bisa buat uang extra.

Trus aku mulai berpikir untuk repack makanan ringan.Kalo handmade tentulah aku nggak mampu, selain tak bisa buat, kalo buatpun akan sangat sibuk sekali, waktuku pasti akan tersita banyak. Dipasar banyak kita temui penjual makanan ringan yang sudah dikemas ada yang jual perbal atau perkilo. Aku beli perkilo aja. Biar bisa beli macam-macam dan nggak stock banyak dan modalnya juga dikit sekitar 25 ribu saja cukup untuk 2 variant plus beli bungkus plastiknya, murah khan heheheheh. Karena disini banyak anak-anak..ya kuenya ku repack kecil kecil dan kujual 500 per bungkus.Setelah ku itung, surprised banget untungnya bisa 100% lho. masalah jualan camilan ini, mulanya papah nggak setuju, ribet, kasihan aku, belum aku buat es lilin trus bungkusin camilan. Tapi...aku harus tunjukin aku bisa, selama pekerjaanku nggak keteteran kenapa tidak. Aku harus bisa atur waktu, antara rumahtangga, suami, anak, dan bisnis. Daripada waktunya cuma di buat bengong nonton TV, atau ngegosip khan lebih baik di gunakan buat sesuatu yang menghasilkan? Impianku nggak muluk, punya outlet camilan besar atau bisa buat gudang es lilin dengan rasa istimewa, wah terlalu muluk itu mah.
Dan aku enjoy mengisi waktuku dengan hal -hal yang positif.


ada kepuasan tersendiri disaat kita bisa menghasilkan uang. Walaupun itu tak seberapa, tapi hidup kita terasa lebih bermakna.

 Aku semakin menikmati pekerjaanku, mengurus bisnis dirumah sama suami, mengisi waktu luangku dengan membuat es lilin dan makanan ringan, dan melakukan apapun yang kusenangi bersama anak dan suami. Aku bisa membaca sepuasnya, juga lebih dekat dengan mama serta saudara lain. Coba kalo aku kerja kantoran seperti dulu....arghhhhhhhhhhh pasti dah stress.

Yuk mom, lihatlah potensimu, lihatlah disekelilingmu. Disana masih terbuka lebar, selama kita berusaha. Nggak usah deh silau sama tetangga yang punya mobil bagus atawa barang mewah lainnya. Yakinlah kalau kita berusaha dan berdoa. Insyallah kita bisa. Jangan gensi ya!









No comments: