Thursday, August 13, 2009

Feel Guilty.

Sebagai ibu kadang aku merasa kejam dan jahat banget jika aku marah dengan Key. Aku ingin menjadi ibu yang lebih sabar menghadapi tingkah polah key yang kadang jadi anak yang super duper keras kepala. Sepulang dari Jember ,Jadwal kegiatan yang telah kami sepakati sering bolong-bolong. Key sering mangkir belajar dengan alasan capek! Maunya main boneka saja, dari bangun tidur hingga mau tidur lagi. Aku nggak mau Key ngerasa liburab terus seperti di jember.It’s time to learn now.
Mulanya aku masih fleksible, dan menjadwal ulang kegiatan kami.Bukannya patuh eh malah makin di ulur saja waktunya. Dan hasilnya Key makin asyik dengan boneka-bonekannya….OH NO! sewaktu dia mengerjakan tugas-tugas harian yang kubuat, ngerjainnya asal-asalan dan ogah –ogahan..kutahu dari raut mukanya…banyak jawaban yang salah Duch!padahal aku tahu dia bisa! Tapi karena lagi main so jawabannya asal-asalan. Dan dia mendapatkan hadiah, soalnya makin kuperbanyak sampai dia belajar serius. aku harus lebih tegas lagi…nggak ada main boneka sebelum keysha belajar. Key ngambek dan nangis keras.Dia protes! Kalo lagi ngambek, Key suka berdebat…jika dilayani berdebat nggak akan ada habisnya.

“mama lagi marah dengan Key, karena key selalu mangkir belajar”

“Mama akan bicara lagi dengan key, jika key tidak menangis dan marah”

Baru setelah dia tenang, ku beri dia penjelasan kenapa aku marah.Biasanya dia ngerti dan tanpa disuruh dia mau mengerjakan tugas-tugasnya….
VOILA! tidak sampai 15 menit dia bisa mengerjakan soal –soal tersebut.

“Hebat key! Sekarang key tahu khan..jika mengerjakan segala sesuatu dengan senang hati…hasilnya akan bagus, begitupun sebaliknya jika key lagi marah..hasilnya akan jelek….soalnya syetan lagi mempengaruhi key”

“Oh gitu ya ma”

Sering terbersit dalam hati, apakah aku terlalu keras dengan Key. Anak yang belum berumur 5 tahun. Haruskah aku lebih longgar,dengan membiarkannya bermain sesuka hati, menonton TV sesuka hati, dan melakukan semuanya sekehendak hatinya,tanpa ada larangan? Aku hanya ingin melakukan yang terbaik buat key, aku ingin mengajarkannya lebih disiplin tentunya semuanya kubicarakan dulu dengannya dan membuat semua kegiatan apapun sesuai dengan minatnya. Justru Key yang menentukan hari ini belajar apa dan melakukan apa.Aku menganggapnya orang yang sudah dewasa.Kami mengajarinya menentukan pilihan dan bertanggung jawab dengan semua yang telah dilakukannya. Tapi kadang hal itu tak mudah, ada up and down nya,mungkin semuanya perlu waktu. Aku juga banyak berinstropeksi, agar suasana hati tetep cooling down. semoga!

0 comments: